280 Tahun Pos Indonesia, CEP Dorong PosIND Jadi Tulang Punggung Logistik Nasional

JAKARTA, PolitBerita.id — Anggota Komisi VI DPR RI Christiany Eugenia Paruntu (CEP) mendorong PT Pos Indonesia (PosIND) memperkuat transformasi bisnis dan layanan digital di tengah perubahan kebutuhan masyarakat yang semakin cepat.

Pesan tersebut disampaikan CEP bertepatan dengan Hari Jadi ke-280 PT Pos Indonesia yang diperingati pada 26 Agustus 2026. Menurutnya, usia panjang PosIND merupakan modal sejarah yang harus diikuti dengan inovasi agar perusahaan tetap relevan menghadapi perkembangan teknologi dan ekonomi digital.

“Saya ucapkan selamat HUT ke-280 untuk PT Pos Indonesia. Di usia yang sangat matang ini, PosIND harus terus beradaptasi. Komisi VI mendukung penuh langkah transformasi PosIND agar semakin relevan, efisien, dan bisa melayani masyarakat lebih cepat,” ujar CEP.

CEP menilai PosIND memiliki posisi strategis karena memiliki jaringan layanan yang luas hingga ke berbagai daerah. Kondisi tersebut menjadi keunggulan penting untuk memperkuat konektivitas logistik nasional, mendukung pelaku UMKM, sekaligus memperluas akses layanan keuangan digital.

Menurut CEP, transformasi PosIND tidak boleh hanya berhenti pada perubahan layanan dari konvensional menuju digital. Perusahaan juga harus mampu menangkap peluang pertumbuhan ekonomi digital dengan memperkuat layanan logistik, last mile delivery, integrasi perdagangan elektronik, serta layanan keuangan berbasis digital.

“PosIND memiliki jaringan yang tidak dimiliki banyak perusahaan lain. Ini harus menjadi kekuatan untuk menghubungkan masyarakat, UMKM, dan pelaku usaha dari pusat sampai ke daerah,” katanya.

CEP juga menyoroti pentingnya keberadaan PosIND dalam mendukung pemerataan layanan di wilayah 3T, termasuk Sulawesi Utara. Dengan jaringan yang tersebar luas, PosIND dinilai dapat memainkan peran lebih besar dalam membuka akses ekonomi masyarakat di daerah yang selama ini menghadapi tantangan konektivitas dan distribusi.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, PosIND dalam beberapa tahun terakhir terus melakukan transformasi melalui penguatan jaringan kurir, integrasi dengan ekosistem e-commerce, pengembangan layanan keuangan digital melalui Pospay, serta modernisasi kantor pos menjadi ruang layanan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sebagai mitra kerja BUMN, CEP menegaskan Komisi VI DPR RI akan terus mendorong kebijakan yang mendukung penguatan daya saing dan transformasi perusahaan-perusahaan pelat merah, termasuk PosIND.

“Di usia 280 tahun, PosIND jangan hanya melihat sejarah panjangnya sebagai warisan, tetapi menjadikannya sebagai kekuatan untuk melangkah lebih jauh. PosIND harus tetap menjadi penghubung Nusantara sekaligus solusi logistik dan inklusi keuangan bagi masyarakat,” ujar CEP.

PT Pos Indonesia didirikan pada 26 Agustus 1746 dan menjadi salah satu perusahaan tertua di Indonesia. Memasuki usia ke-280 tahun, PosIND terus diarahkan untuk memperkuat layanan logistik dan digital, termasuk pengembangan jaringan last mile serta digitalisasi ribuan kantor pos di berbagai wilayah Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *