MANADO – Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Weliam Niklas Silangen, mengajak insan pers yang bertugas di lingkungan DPRD Sulut untuk terus memperkuat komunikasi dan membangun sinergi dalam mendukung keterbukaan informasi publik serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Niklas saat menggelar silaturahmi bersama para wartawan usai resmi dilantik sebagai Sekretaris DPRD definitif oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus. Dalam pertemuan itu, ia didampingi Kepala Sub Bagian Sekretariat DPRD Sulut, Justman Entjaurau.
Mengawali pertemuan, Niklas menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini dinilai telah memberikan dukungan, motivasi, serta masukan konstruktif ketika dirinya masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris DPRD selama lebih dari dua tahun.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman wartawan atas dukungan, doa, dan motivasi yang selama ini diberikan. Saya berharap hubungan baik ini terus terpelihara dan semakin kuat setelah saya dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris DPRD definitif,” ujarnya.
Niklas menegaskan, statusnya sebagai pejabat definitif tidak mengubah komitmennya untuk tetap terbuka terhadap kritik, saran, maupun berbagai masukan dari media.
Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di lingkungan Sekretariat DPRD sekaligus menghadirkan informasi yang akurat kepada masyarakat.
“Jika ada hal-hal yang dianggap belum sesuai dengan mekanisme atau perlu diperbaiki, silakan disampaikan langsung kepada saya, baik melalui pesan maupun datang ke kantor. Kami selalu terbuka untuk menerima masukan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Niklas juga memberikan penjelasan terkait keterlambatan sejumlah proses administrasi dan pencairan anggaran yang sempat menjadi perhatian.
Ia menegaskan kondisi tersebut bukan disebabkan adanya penundaan secara sengaja, melainkan karena adanya penyesuaian terhadap regulasi terbaru yang diterbitkan pemerintah sehingga seluruh administrasi harus disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai aturan dan menghindari persoalan pada saat pemeriksaan oleh aparat pengawasan maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Tidak ada niat untuk menghambat proses administrasi. Seluruh pengajuan akan diproses sepanjang persyaratannya telah lengkap dan sesuai ketentuan. Penyesuaian ini dilakukan agar semua berjalan aman dan sesuai regulasi,” jelasnya.
Niklas juga mengajak insan pers untuk mengedepankan komunikasi dan konfirmasi sebelum mempublikasikan informasi yang berkaitan dengan DPRD maupun Sekretariat DPRD Sulut.
Ia menilai setiap persoalan akan lebih mudah diselesaikan apabila dibangun komunikasi yang baik sehingga informasi yang diterima masyarakat tetap akurat, berimbang, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Kalau ada informasi yang masih perlu diklarifikasi atau terdapat kendala di lapangan, silakan berkomunikasi dengan kami terlebih dahulu. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa mencari solusi bersama dan menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat,” tuturnya.
Menutup pertemuan, Niklas berharap kemitraan yang telah terjalin antara Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Utara dan insan pers dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mewujudkan transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan publik yang semakin baik.






