MANADO – Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Daerah Pemilihan (Dapil) Nusa Utara melaksanakan Reses II Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 dengan turun langsung menemui masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Kegiatan reses yang diikuti Ketua DPRD Sulut dr. Fransiscus Andi Silangen, Sp.B KBD bersama Ronald Sampel, Vionita Kuerah, Normans Luntungan, dan Toni Supit ini menjadi momentum penting bagi para legislator untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi warga di wilayah kepulauan.

Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen melaksanakan reses di Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dalam dialog bersama masyarakat, pemerintah kampung, dan para Kapitalaung, berbagai usulan disampaikan, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga kebutuhan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat.
Di Kecamatan Tabukan Utara, enam Kapitalaung menyampaikan aspirasi yang hampir seragam berupa bantuan RTLH. Selain itu, Desa Utourano mengusulkan pembangunan jalan penghubung Utourano–Pusunge untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Sementara itu, Desa Petta dan Petta Timur mengusulkan bantuan rumpon, ponton, pajeko bagi nelayan, serta penyelesaian pembangunan jalan desa yang masih menyisakan sekitar 150 meter.
Silangen menegaskan seluruh aspirasi yang diterima akan menjadi bahan perjuangan DPRD Sulut dalam pembahasan program dan penganggaran bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Menurutnya, reses merupakan sarana strategis bagi anggota legislatif untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan setiap kebijakan pembangunan benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi warga.

Di Kabupaten Sitaro, Anggota DPRD Sulut Vionita Kuerah menggelar reses di Kampung Kawahang, Kecamatan Siau Barat Utara. Kegiatan tersebut dihadiri pemerintah kampung, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam dialog tersebut, warga mengusulkan pembangunan talud di Sekolah Nazareth Niambangeng dan di belakang Gereja GPDI Victory Kawahang guna mengantisipasi ancaman longsor. Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan jalan menuju Kampung Tolosang, pembangunan SMA/SMK di Kecamatan Siau Barat Utara, pengadaan tong penampungan air bersih, serta perbaikan jalan di Kampung Kawahang guna menunjang aktivitas dan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Anggota DPRD Sulut Toni Supit melaksanakan reses di Kecamatan Siau Timur, tepatnya di Kelurahan Tatahadeng dan Kelurahan Tarorane. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat banyak menyampaikan aspirasi terkait perbaikan infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan serta kebutuhan penyediaan air bersih yang hingga kini masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah.

Di Kabupaten Kepulauan Talaud, Ronald Sampel menggelar reses di Kecamatan Melonguane. Berbagai aspirasi yang diterima meliputi peningkatan infrastruktur, penyediaan listrik, sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, kelautan, hingga program-program yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.
Meski lokasi pelaksanaan dan aspirasi yang diterima berbeda-beda, seluruh wakil rakyat Dapil Nusa Utara memiliki komitmen yang sama untuk memperjuangkan setiap usulan masyarakat sesuai kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan kemampuan anggaran daerah. Seluruh hasil reses akan dirangkum dalam laporan resmi dan disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Sulut sebagai bahan pembahasan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara guna menjadi bagian dari penyusunan program pembangunan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat. (ADVERTORIAL)






