Dr Micler Lakat Akhiri Pengabdian dengan Indah Sebagai Sekretaris Kota Manado

Suasana penuh haru menyelimuti Pemerintah Kota Manado pada pagi hari, Selasa (1/4/2025), saat Dr. Micler CS Lakat SH MH, Sekretaris Daerah (Sekda) yang telah lama menjadi jiwa dan penggerak birokrasi kota, resmi menutup perjalanan panjangnya sebagai abdi negara.

Di ruang kerja Wakil Walikota Manado, dr. Richard Sualang, proses purna bakti diserahkan dalam kesedihan yang mendalam.

Bagi banyak orang, ini bukan sekadar prosesi formal, tetapi pengakuan terhadap kepergian seorang pemimpin yang meninggalkan kesedihan mendalam di hati ribuan ASN, wartawan, dan warga yang pernah merasakan kebijaksanaannya.

Selama bertahun-tahun, Dr. Micler Lakat tidak hanya mendampingi Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang dengan loyalitas tanpa cela, tetapi juga menjadi “pelita” bagi ribuan pegawai negeri sipil.

Seorang ASN yang tidak ingin disebutkan namanya menuturkan dengan mata berkaca-kaca, “Setiap natal atau lebaran, beliau selalu menyempatkan diri datang ke ruang kerja kami, menyapa, dan menanyakan kabar keluarga. Bagi kami, beliau bukan sekadar atasan, melainkan seperti seorang bapak.”

Kedekatannya dengan para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) juga meninggalkan kenangan mendalam.

“Saat saya sakit, beliau sendiri yang menelpon dan memastikan saya mendapat bantuan. Itu yang membuat saya tetap semangat,” ujar seorang PPPK dengan suara terisak.

Bagi kalangan jurnalis, kepergian Dr. Lakat seperti kehilangan seorang “sahabat lama”.

Ia dikenal sebagai sosok yang langka di dunia birokrasi, selalu membuka pintu untuk pertanyaan kritis sekalipun.

Seorang wartawan senior mengingat kejadian belum lama ini, ketika banjir melanda Kota Manado.

“Padahal sudah jam 11 malam, tapi beliau tetap menerima telepon saya, menjelaskan langkah darurat Pemkot dengan suara tenang,” katanya, suara bergetar.

Kebiasaan Dr. Lakat mengirim pesan singkat “Terima kasih untuk kerja kerasmu” kepada wartawan setelah peliputan, kini hanya tinggal kenangan.

Proses serah terima jabatan kepada Dr. Steaven Dandel M.Ph, Kepala Dinas Kesehatan yang kini menggantikan Dr. Lakat, berlangsung sederhana namun penuh emosi.

Wakil Walikota Richard Sualang, yang biasanya tegas, terlihat berkaca-kaca matanya.

“Beliau adalah partner yang telah membangun Manado dari ruang kerja hingga ke lorong-lorong rumah warga,” ujarnya lirih.

Dr. Steaven Dandel, yang kini menjabat sebagai pengganti, mengakui betapa sulitnya mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Dr. Lakat.

Meski begitu, dia akan bertanggung jawab penuh melaksanakan tugas yang diberikan kepadanya.

Di sudut ruang kerjanya yang kini kosong, masih tersisa foto-foto lama Dr. Lakat bersama para pegawai, stiker ucapan terima kasih dari warga, dan sebuah Alkitab usang yang selalu ia baca di sela-sela kesibukannya.

Seorang petugas kebersihan mengenang, “Setiap pulang lembur, beliau selalu menyalami saya dan bertanya apakah sudah makan,” ujarnya.

Bagi banyak orang, kehangatan Dr. Micler Lakat akan selalu dikenang.

“Kami kehilangan seorang pemimpin yang tidak hanya memimpin dengan pikiran, tetapi juga dengan hati,” ujar para pegawai Pemkot Manado.

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *