Bawaslu Sulawesi utara mengadakan Media Gathering terkait Pelibatan Media Sebagai Early Warning Sistem Proses Pencegahan Pelanggaran Pada Pilkada Di Sulawesi Utara Tahun 2024 di Swisbell Hotel Manado, Jumat (14/6).
Kegiatan Ini bermaksud mempererat hubungan kerjasama antara bawaslu dan wartawan yang ada di sulawesi utara
Salah satu pembicara kegiatan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara Voucke Lontaan mengatakan wartawan yang bekerja harus berpegang teguh pada aturan tentang Kode Etik Jurnalistik.
“sebagai wartawan pada perusahaan persnya dalam menjalankan tugas harus berpegang teguh pada undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers yang penjabarannya Kode Etik Jurnalistik” Ujar Voucke
Ia menambahkan bahwa dalam memberikan informasi media massa harus berintegritas, serta dapat bersinergi dengan petugas bawaslu.
“media massa yang berintegritas mempunyai peran dan posisi yang sangat strategis. Sebagai salah satu contoh ada seorang calon Pilkada menilai pada tahapan menjelang pencoblosan pasti ada suatu ungkapan “budi dibalas dengan fajar” yang nyata-nyata tampak didepan mata dengan bukti autentik. Nah, disinilah peran Media massa menyampaikan informasi tersebut bersinergi dengan petugas bawaslu untuk ditindaklanjuti” seru Vouke Lontaan.






