PolitBerita.id, Manado — Duka mendalam masih menyelimuti keluarga almarhumah Pricilia Tamawiwy, korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran di Mega Mall Manado beberapa waktu lalu. Sebagai bentuk kepedulian dan empati, jajaran DPD Partai Golkar Sulawesi Utara mendatangi rumah duka untuk memberikan penguatan kepada keluarga yang sedang berduka.
Ketua DPD Partai Golkar Sulut, Michaela Elsiana Paruntu (MEP), hadir langsung bersama pengurus dan rombongan partai di rumah duka yang berlokasi di Jalan Mawar Utama V Nomor 17, Griya Paniki, Manado. Kehadiran mereka menjadi wujud solidaritas dan kepedulian terhadap musibah yang dialami keluarga korban.
Dalam suasana penuh haru, MEP menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian almarhumah Pricilia Tamawiwy, yang menjadi salah satu korban dalam kebakaran yang sempat menggegerkan warga Kota Manado tersebut.
“Saya bersama keluarga besar Partai Golkar Sulut turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, kekuatan, dan penghiburan di tengah duka ini,” ujar MEP saat menyampaikan sambutan di rumah duka.
Tak hanya menyampaikan dukungan moral, rombongan Golkar Sulut juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan uang santunan kepada keluarga almarhumah. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga di tengah masa berduka.
Suasana rumah duka semakin penuh haru ketika jajaran Golkar Sulut turut membawakan puji-pujian dan doa bersama bagi keluarga korban. Kehadiran mereka menjadi penguatan tersendiri bagi keluarga yang masih berusaha menerima kenyataan pahit atas kepergian orang tercinta.
MEP mengatakan, musibah yang terjadi bukan hanya meninggalkan luka bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi duka bersama masyarakat Sulawesi Utara. Karena itu, ia berharap keluarga tetap diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut.
“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan menjadi penguat bagi keluarga. Kami dari Golkar Sulut akan terus mendampingi dan mendoakan agar keluarga diberi ketabahan,” katanya.
Selain menyampaikan empati kepada keluarga korban, MEP juga berharap proses investigasi penyebab kebakaran dapat dituntaskan secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di fasilitas publik lainnya.
Diketahui, kebakaran Mega Mall Manado terjadi pada Sabtu malam, 16 Mei 2026 dan menyebabkan satu korban meninggal dunia, yakni Pricilia Tamawiwy, seorang karyawan Mega Mall. Korban diduga meninggal akibat menghirup asap pekat saat berada di lokasi kejadian.
