Antrean Solar Rugikan Masyarakat, CEP Desak Mafia BBM Ditertibkan

PolitBerita.id — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Manado dan sekitarnya mendapat perhatian serius dari anggota DPR RI Komisi VI, Christiany Eugenia Paruntu.

Politisi yang akrab disapa CEP itu meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas terhadap dugaan praktik mafia solar yang dinilai menjadi salah satu penyebab terganggunya distribusi BBM bersubsidi di Sulawesi Utara.

Dalam beberapa minggu terakhir, antrean panjang kendaraan pengangkut logistik hingga kendaraan operasional masyarakat masih terlihat di sejumlah SPBU. Para sopir mengaku harus menghabiskan waktu berjam-jam, bahkan seharian, demi mendapatkan solar.

Menurut CEP, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena sangat merugikan masyarakat kecil, khususnya para sopir truk dan pelaku usaha yang bergantung pada kelancaran distribusi BBM untuk aktivitas sehari-hari.

“Antrean ini tentunya merugikan masyarakat, terlebih para sopir truk yang waktunya habis karena harus mengantre berjam-jam bahkan seharian,” ujar Tetty Paruntu.

Ia menegaskan, persoalan kelangkaan solar harus segera ditangani secara serius dan menyeluruh agar tidak memicu keresahan di tengah masyarakat. CEP juga mendorong agar aparat penegak hukum menelusuri kemungkinan adanya penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi BBM subsidi oleh oknum tertentu.

“Permasalahan ini tentunya harus diproses dan ditindak agar supaya ditindak tegas,” tegasnya.

CEP pun meminta Kapolda Sulawesi Utara bersama jajaran serta aparat terkait lainnya untuk segera menindaklanjuti keluhan masyarakat dan memastikan distribusi solar berjalan normal kembali.

Meski demikian, CEP mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Ia optimistis pemerintah bersama aparat terkait dapat segera mencari solusi agar pasokan solar kembali stabil dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Menurutnya, pengawasan distribusi BBM subsidi harus diperketat agar benar-benar tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak, terutama sektor transportasi dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada ketersediaan solar.

Pos terkait