Menembus Tembok Jeruji, Menghadirkan Harapan: Misi Kemanusiaan CEP untuk Warga Binaan

POLITBERITA.ID, MANADO – Di balik tembok tinggi dan kawat berduri, ada harapan yang kerap terlupakan. Menyadari hal tersebut, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Sulawesi Utara, Dr. (HC) Christiany Eugenia Paruntu, S.E., S.Th., M.A., atau yang akrab disapa CEP, kembali membuktikan bahwa kepedulian sejati tidak mengenal batas status sosial.

Melalui aksi sosial yang menyentuh hati, Legislator Komisi VI ini menyalurkan ribuan paket sembako yang menyasar titik-titik marginal, yakni lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di Sulawesi Utara yang terdampak gempa belum lama ini.

Sentuhan Kasih untuk Mereka yang Terlupakan
Sebanyak 1.192 paket sembako secara khusus dialokasikan bagi para narapidana dan tahanan yang tengah menjalani masa pembinaan. Distribusi bantuan ini tersebar di tiga titik strategis:

Lapas Kelas IIA Manado (Tuminting): 474 paket.

Rutan Kelas IIA Malendeng Manado: 508 paket.

Lapas Kelas III Amurang (Minsel): 210 paket.

Tak hanya bagi warga binaan, perhatian CEP juga mengalir kepada para petugas Lapas yang turut menjadi korban terdampak bencana gempa bumi beberapa waktu lalu.

“Berbagi Bukan Sekadar Memberi”
Bagi CEP, aksi ini bukanlah sekadar rutinitas politik, melainkan sebuah panggilan moral untuk menghadirkan kehadiran negara di tengah keterbatasan.

“Bagi saya, berbagi bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menghadirkan harapan di tengah keterbatasan. Warga binaan di Lapas juga adalah bagian dari masyarakat yang perlu diperhatikan. Mereka berhak merasakan kepedulian dan sentuhan kemanusiaan,” ujar CEP dengan nada tulus.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *