Kebakaran Panti Werdha Damai Manado, Anggota DPRD Sulut Louis Carl Schramm: Ini Duka Mendalam bagi Kita Semua

MANADO — Tragedi kebakaran yang menghanguskan Panti Werdha Damai di Kelurahan Ranomuut, Kota Manado, Sulawesi Utara, Minggu (28/12/2025) malam, menyisakan duka mendalam. Insiden kemanusiaan tersebut menewaskan belasan penghuni panti lanjut usia dan menyita perhatian berbagai pihak, termasuk DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Louis Carl Schramm, menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas peristiwa tragis tersebut. Ia mengaku terpukul atas kabar meninggalnya para lansia, kelompok rentan yang seharusnya mendapat perlindungan maksimal.

“Saya sangat prihatin dan menyampaikan dukacita yang mendalam. Ini peristiwa yang sangat menyedihkan karena korban adalah para orang tua dan lanjut usia,” ujar Louis, Senin (29/12/2025).

Legislator daerah pemilihan Kota Manado itu menegaskan, kebakaran Panti Werdha Damai harus menjadi peringatan serius bagi seluruh pemangku kepentingan. Ia mendorong evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan dan sistem pengamanan di panti werdha serta fasilitas sosial lainnya.

Menurut Louis, langkah pencegahan harus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang, terutama di tempat-tempat yang menampung kelompok masyarakat rentan.

Diketahui, api dengan cepat melahap bangunan panti pada Minggu malam. Mayoritas penghuni yang merupakan lansia diduga tidak sempat menyelamatkan diri, sehingga proses evakuasi berlangsung sulit. Warga sekitar sempat memberikan pertolongan sebelum petugas tiba di lokasi.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dengan sekitar 25 personel dikerahkan. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.20 WITA, meski petugas sempat menghadapi kendala akibat bangunan yang rapuh dan munculnya titik api susulan.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang. Informasi awal menyebutkan api diduga berasal dari area dapur, namun kepastian penyebab masih menunggu hasil penyelidikan resmi.

Dari hasil penanganan sementara, petugas menemukan 16 korban meninggal dunia. Selain itu, tiga orang mengalami luka bakar serius, dengan dua korban dirawat di RSUD Kota Manado dan satu korban dirujuk ke RS Awaloei.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *