DPP GAMKI Temui Ketum PBNU Gus Yahya, Bahas Isu Kebangsaan dan Toleransi

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) Di Bawah Kepemimpinan Ketua Umum, Sahat M.P Sinurat,
melakukan pertemuan penting dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), di Gedung PBNU, Jakarta. Pertemuan ini menjadi momen strategis untuk membahas sejumlah isu kebangsaan yang sedang menjadi perhatian publik.

Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat kebangsaan, DPP GAMKI menyampaikan keprihatinan terhadap meningkatnya tindakan intoleransi di beberapa wilayah, khususnya di Sukabumi dan Depok. Kasus-kasus yang mencederai nilai keberagaman ini dinilai perlu mendapat perhatian bersama lintas organisasi keagamaan.

Selain itu, isu terkait keberadaan Toba Pulp Lestari (TPL) di Kawasan Danau Toba juga menjadi bahasan utama. DPP GAMKI menyoroti dampak sosial-lingkungan dan perlunya keadilan ekologis yang berpihak pada masyarakat adat dan keberlanjutan lingkungan.

Gus Yahya menyambut baik inisiatif dialog dari GAMKI. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi antar generasi muda lintas iman untuk menjaga persatuan bangsa dan meneguhkan nilai Pancasila.
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa kerja sama lintas organisasi pemuda lintas agama sangat penting dalam menjaga keutuhan NKRI, serta mendorong kebijakan publik yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Dalam pertemuan tersebut, GAMKI mengusulkan pentingnya membangun konsensus nasional lintas
iman yang melibatkan PBNU, Muhammadiyah, PGl, KWI, dan tokoh-tokoh keagamaan lainnya, guna
menyepakati norma-norma kebangsaan
berdasarkan Pancasila.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *