Makassar – Paparan Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dalam forum Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) KKSS mendapat respons positif dari pemerintah pusat, Kamis (26/3/2026).
Dalam agenda tersebut, gagasan pembangunan sektor pertanian yang disampaikan Gubernur Yulius langsung direspons oleh Menteri Pertanian RI dengan rencana penambahan alokasi program cetak sawah seluas 10.000 hektare di Sulawesi Utara.
Langkah ini dinilai sebagai dukungan konkret terhadap upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Paparan Gubernur menyoroti potensi besar Sulawesi Utara dalam pengembangan lahan pertanian produktif yang berkelanjutan. Strategi tersebut dinilai sejalan dengan kebijakan nasional dalam menjaga ketersediaan pangan.
Penambahan alokasi ini akan segera ditindaklanjuti melalui pengajuan resmi ke Kementerian Pertanian sebagai bagian dari sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Program cetak sawah menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan produksi beras, menjaga stabilitas harga, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Dengan tambahan 10.000 hektare lahan, Sulawesi Utara diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan di kawasan timur Indonesia.
Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa komunikasi pembangunan yang efektif mampu menghasilkan kebijakan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.






