Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Manado dan Minahasa, Sulawesi Utara, pada 21 hingga 22 April 2026.
Berdasarkan informasi resmi yang diterima, agenda kunjungan ini mencakup sejumlah kegiatan strategis, mulai dari peresmian revitalisasi sekolah hingga peninjauan langsung program pendidikan di daerah.
Pada Selasa (21/4), Mendikdasmen akan tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado menggunakan penerbangan dari Jakarta. Setibanya di Manado, agenda dilanjutkan dengan makan siang sekaligus penandatanganan awal (pre-signing) ratusan prasasti revitalisasi sekolah.
Kegiatan utama hari pertama adalah peresmian revitalisasi sekolah se-Sulawesi Utara yang dipusatkan di SMK Muhammadiyah Manado. Sebanyak 150 sekolah dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMK menjadi penerima program tersebut.
Dalam seremoni ini, Mendikdasmen akan menandatangani langsung empat prasasti sebagai simbolis, sementara ratusan prasasti lainnya telah ditandatangani sebelumnya.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan perjalanan ke Tomohon untuk beristirahat, sebelum kembali melakukan penandatanganan tambahan prasasti revitalisasi pada malam hari.
Memasuki hari kedua, Rabu (22/4), kegiatan dimulai dengan program “Pagi Ceria” di SMP Katolik Stella Maris Tomohon. Dalam kegiatan ini, Mendikdasmen dijadwalkan memberikan motivasi kepada para siswa serta meninjau sejumlah program pendidikan.
Selanjutnya, Mendikdasmen akan bertolak ke SMK Negeri 3 Tondano untuk meresmikan revitalisasi sekolah tahap berikutnya di wilayah Minahasa. Kali ini, sebanyak 95 sekolah dari berbagai jenjang, termasuk SLB dan SMA, akan menerima manfaat program tersebut.
Tak hanya itu, Mendikdasmen juga dijadwalkan meninjau langsung pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) di SD GMIM Koya, Minahasa, serta berdialog dengan para siswa.
Rangkaian kunjungan akan ditutup dengan makan siang bersama sebelum kembali ke Jakarta melalui Bandara Sam Ratulangi.
Secara keseluruhan, kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan, sekaligus memastikan program revitalisasi sekolah berjalan optimal di daerah.
Kehadiran Mendikdasmen di Sulawesi Utara diharapkan mampu memberikan dorongan positif bagi peningkatan mutu pendidikan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan sektor pendidikan.
