Manado – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Kamis (9/4/2026).
Dalam forum strategis tersebut, Gubernur menegaskan arah baru pembangunan Sulawesi Utara yang berfokus pada transformasi ekonomi dan efisiensi fiskal di tengah tekanan global dan nasional.
Menurutnya, tahun 2027 menjadi fase krusial dalam periode kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur J. Victor Mailangkay, dengan tema pembangunan “Percepatan Peletakan Fondasi Transformasi Sulawesi Utara yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan”.
“Ke depan, diperlukan langkah strategis penguatan pendapatan daerah dan peningkatan kualitas belanja yang lebih efisien dan terfokus,” tegas Gubernur.
Ia mengungkapkan, ruang fiskal daerah ke depan diprediksi semakin terbatas akibat penurunan pendapatan serta pergeseran struktur pembiayaan dari surplus menjadi defisit pada periode 2025–2027.
Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov Sulut akan mendorong alternatif pendanaan seperti CSR, skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), hingga dana hibah guna menjaga keberlanjutan pembangunan.
Di sisi lain, Gubernur juga memaparkan target ambisius tahun 2027, mulai dari pertumbuhan ekonomi di kisaran 6,7–7,7 persen, penurunan angka kemiskinan hingga sekitar 5 persen, serta peningkatan kualitas lingkungan dan tata kelola pemerintahan.
Perencanaan ini turut mempertimbangkan berbagai tantangan, mulai dari perlambatan ekonomi global, ketimpangan nasional, hingga isu strategis daerah seperti penataan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).
Kegiatan ini turut dihadiri Tito Karnavian dan Maruarar Sirait, yang diharapkan memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mengawal pembangunan.
Gubernur pun menginstruksikan seluruh perangkat daerah serta pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan setiap program yang dirancang benar-benar berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Utara.
