GMIBM Terima Mobil Hibah Dari BI, Gubernur Yulius: Pembangunan Harus Seimbang dengan Iman

Kotamobagu – Bank Indonesia menyerahkan bantuan mobil hibah kepada Sinode Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM), Selasa (10/3/2026). Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus.

Bantuan kendaraan operasional ini diberikan untuk menunjang pelayanan gereja yang menjangkau wilayah cukup luas di Bolaang Mongondow Raya.

Ketua Sinode GMIBM, Pdt. Dr. Fekky W. Kamasaan, menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara atas dukungan yang diberikan bagi pelayanan jemaat.

Bacaan Lainnya

“Kami bersukacita karena hari ini juga dikunjungi oleh Kepala Bank Indonesia yang membawa berkat bagi pelayanan kami,” ujar Kamasaan.

Ia menjelaskan, kendaraan hibah tersebut akan sangat membantu mobilitas pelayanan gereja yang mencakup beberapa wilayah di Bolmong Raya.

“Hibah mobil ini sangat membantu pelayanan kami karena wilayah GMIBM mencakup empat kabupaten dan satu kota,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Joko Supratikto mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di daerah.

Menurutnya, hibah yang diberikan tidak hanya terbatas pada lembaga keagamaan tertentu, tetapi juga kepada berbagai sektor yang membutuhkan dukungan.

“Ini menjadi upaya Bank Indonesia untuk membantu dan mendukung pelayanan keagamaan. Kami berharap kendaraan ini dapat memberikan manfaat bagi pelayanan Sinode GMIBM,” kata Joko.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bank Indonesia yang turut membantu mendukung kegiatan pelayanan keagamaan di daerah.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan organisasi keagamaan sangat penting dalam mendorong pembangunan daerah.

“Ini tentu meringankan tugas gubernur. Jika Bank Indonesia sudah memberikan kendaraan, maka pemerintah provinsi akan membantu kebutuhan lain yang diperlukan,” ujar Yulius.

Menurutnya, pembangunan di Sulawesi Utara tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai iman dan spiritualitas.

“Pemerintah terus mendorong agar indeks pembangunan manusia dibarengi dengan iman dan doa, sehingga pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan merata,” katanya.

Diketahui, selain untuk Sinode GMIBM, Bank Indonesia juga menyerahkan bantuan kendaraan kepada GMIS dan HKBP sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan keagamaan di daerah.

Pos terkait