Pemerintah Kota Manado resmi menetapkan jajaran Pengurus Penentu Kebijakan dan Pelaksana Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Manado untuk periode 2025–2029. Pelantikan dilakukan oleh Wali Kota Manado, Andrei Angouw, di Ruang Toar Lumimuut, Kantor Wali Kota Manado, sesuai Peraturan Wali Kota Manado Nomor 9 Tahun 2025.
Acara tersebut turut dihadiri Sekda Manado dr. Steaven Pieterson Dandel, M.PH., Kepala Dinas Pariwisata Manado Esther Mamangkey, S.E., M.M., dan Kabid Pemasaran Dispar Manado Abdiel O. Bajen, S.E., Ak.
Dalam struktur baru ini, Grace Netty Tielman dipercaya memimpin BPPD Manado sebagai ketua, sementara Felix Palenewen, S.E., M.Sc. ditugaskan sebagai Direktur Eksekutif. Selain itu, sembilan anggota yang mewakili asosiasi pariwisata, kalangan praktisi, serta akademisi ikut dikukuhkan sebagai bagian dari unsur penentu kebijakan sekaligus pelaksana BPPD Manado. Mereka adalah:
- Grace Netty Tielman
- Felix Palenewen, S.E., M.Sc.
- Amelia Tungka, M.Si.
- David Kalalo, S.S.
- Astrid Kumentas, S.Sos.
- Dr. Melki M. I. Kumaat, S.Sos., M.Si.
- Dr. Ir. Frangky J. Paat, S.P., M.Si.
- Edbert M. Mirah, S.T., M.PWK.
- Yvonne Tukunang, S.Sos.
- Peggy Saerang, S.P.
BPPD Manado memegang peran penting sebagai lembaga yang memfasilitasi kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri pariwisata dalam strategi promosi daerah. Para pengurus diharapkan menjalankan tugas dengan prinsip koordinasi, integrasi, serta sinkronisasi bersama instansi terkait. Setelah pelantikan, BPPD Manado dijadwalkan segera berkomunikasi dengan Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) untuk menyelaraskan program nasional dan daerah.
Selain promosi, BPPD bertanggung jawab dalam riset pengembangan bisnis pariwisata serta menggali dukungan pendanaan dari APBN dan APBD untuk mendukung agenda penguatan sektor pariwisata Kota Manado.
Wali Kota Andrei Angouw dalam sambutannya berharap pengurus BPPD yang baru dapat bekerja efektif. “Selamat bertugas. Harapan kami, promosi pariwisata Manado semakin kuat dan berdampak langsung pada meningkatnya kualitas produk wisata serta jumlah wisatawan,” ungkapnya.
Dengan terbentuknya susunan baru ini, Pemkot Manado optimistis sektor pariwisata dapat berkembang lebih pesat melalui promosi yang terarah, program yang inovatif, dan sinergi yang lebih solid antara pemerintah serta pelaku industri. (Adve.)
