Gubernur Yulius Dukung NSIF 2025: Sulut Siap Tarik Investasi Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045

Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2025, yang diselenggarakan atas kerja sama antara Perwakilan Bank Indonesia Sulut dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Forum investasi bertema: “Towards Golden Indonesia 2045: Promoting Inclusive and Sustainable Economic Growth Through High-Quality Investment in North Sulawesi” ini bertujuan untuk mendorong promosi potensi dan peluang investasi strategis di Sulut.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Yulius yang dibacakan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Sulut, Syalom Korompis, ditegaskan bahwa NSIF merupakan forum strategis yang menghadirkan para investor, pemangku kepentingan, dan pelaku usaha untuk melihat langsung potensi luar biasa yang dimiliki Bumi Nyiur Melambai.

“Melalui kegiatan ini diharapkan para investor dapat melihat betapa bernilainya sumber daya Sulawesi Utara, dan didorong untuk menanamkan modalnya, seiring dengan iklim investasi yang kondusif yang terus kami bangun,” ujar Gubernur Yulius, yang akrab disapa YSK.

Gubernur mengingatkan bahwa persaingan dalam menarik investasi semakin ketat, terutama di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian. Investasi disebut sebagai motor utama penggerak ekonomi di tengah turbulensi global.

“Sesuai arahan Presiden, target realisasi investasi terus meningkat. Tahun 2025 ini, Kementerian Investasi/BKPM menargetkan realisasi investasi nasional sebesar Rp9.310 triliun. Sulut siap ambil bagian,” tambah Yulius.

Perekonomian Sulut menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Triwulan II 2025 tercatat sebesar 5,64%, naik tipis dari 5,62% pada Triwulan I. Sektor-sektor yang mendorong pertumbuhan ini antara lain jasa kesehatan, industri pengolahan, dan real estate.

Tak hanya itu, realisasi investasi di Sulut hingga Semester I 2025 telah mencapai Rp5,464 triliun, atau setara 59% dari target tahunan. Dari total tersebut, Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang Rp2,238 triliun (41%), dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp3,226 triliun (59%).

Adapun jumlah proyek yang terealisasi sebanyak 8.464 proyek, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 7.596 orang.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa kepercayaan investor terhadap Sulawesi Utara masih sangat tinggi. Ini menjadi motivasi untuk mendorong realisasi investasi lebih besar pada Triwulan III dan IV,” ungkap Syalom Ko3467rompis.

Gubernur Yulius menegaskan komitmen Pemprov Sulut dalam menjaga dan meningkatkan kemudahan berusaha. Reformasi birokrasi, penyederhanaan perizinan, dan penyediaan infrastruktur pendukung investasi terus dilakukan untuk memastikan investor mendapatkan kemudahan maksimal.

Dengan kerja sama berbagai pihak dan momentum NSIF 2025, diharapkan investasi berkualitas yang inklusif dan berkelanjutan bisa terus mengalir ke Sulut, memperkuat peran daerah ini dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

Pos terkait