Harga Beras Melonjak, DPRD Sulut Jadwalkan RDP Bahas Solusi Konkret

Menyikapi lonjakan harga beras yang terjadi belakangan ini di wilayah Sulawesi Utara, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulut akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin, 14 Juli 2026, guna mencari solusi konkret atas persoalan tersebut.

RDP akan digelar oleh Komisi II DPRD Sulut yang membidangi sektor pangan, perdagangan, pertanian, serta berbagai sektor strategis lainnya yang terkait dengan pengadaan dan distribusi kebutuhan pokok masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Sulut, Michaela Paruntu, mengatakan bahwa rapat ini penting untuk menggali permasalahan di lapangan sekaligus merumuskan langkah-langkah agar harga beras bisa kembali stabil.

“Kiranya RDP ini bisa menjadi wadah untuk mencari solusi konkret agar harga beras sebagai bahan pokok yang mengalami kenaikan bisa kembali stabil,” ujar Paruntu, Jumat (11/7/2025).

Ia menjelaskan bahwa dalam RDP tersebut, sejumlah pihak terkait akan diundang, termasuk instansi pemerintah yang menangani urusan pangan, perdagangan, dan logistik. Komisi II juga akan menghadirkan perwakilan dari sektor pertanian dan koperasi, mengingat eratnya kaitan antara sektor-sektor ini dengan rantai pasok beras di daerah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, harga beras di Sulawesi Utara saat ini mengalami kenaikan signifikan. Untuk jenis beras premium, harga telah mencapai sekitar Rp 17.000 per kilogram, naik cukup tajam dari harga sebelumnya.

Pos terkait