Gubernur YSK Serahkan Bonus untuk Atlet PON Beladiri yang Harumkan Nama Sulut

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali memberikan penghargaan kepada para atlet beladiri yang berhasil menorehkan prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri di Kudus. Dalam agenda makan malam bersama di Wisma Negara, Bumi Beringin, Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) secara langsung menyerahkan bonus kepada para peraih medali.

Acara tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi atlet yang telah mengangkat nama Sulawesi Utara di kancah nasional. Para atlet yang sukses meraih medali menerima bonus dengan total sebagai berikut:

  • Rp25 juta untuk atlet peraih medali emas

  • Rp10 juta untuk dua atlet peraih medali perak

  • Rp5 juta untuk dua atlet peraih medali perunggu

Selain para atlet, pelatih yang terlibat dalam pembinaan juga diberikan bonus masing-masing Rp5 juta sebagai bentuk penghargaan atas komitmen mereka mendampingi atlet hingga meraih hasil terbaik.

Dalam sambutannya, Gubernur YSK menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya memberikan bonus, tetapi juga memastikan perlindungan jangka panjang bagi seluruh atlet Sulut melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

“Saya ingin memastikan kalian bisa mengejar cita-cita dengan tenang. Kalian adalah kebanggaan Sulawesi Utara. Bonus ini hanyalah salah satu bentuk apresiasi atas jerih payah dan dedikasi kalian,” ujar Gubernur YSK.

Ia menambahkan, pemerintah berkomitmen memberikan perhatian penuh terhadap kesejahteraan dan pengembangan karier para atlet muda.

Ketua KONI Sulut, Jerry Waleleng, turut menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur YSK atas perhatian besar terhadap dunia olahraga di Bumi Nyiur Melambai.

“Ini motivasi luar biasa bagi atlet Sulut. Terima kasih atas dukungan dan kepedulian Pak Gubernur,” ungkap Waleleng.

Pemberian bonus ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Pemprov Sulut berkomitmen menciptakan ekosistem olahraga yang kuat, memastikan setiap atlet mendapat dukungan penuh untuk berkembang dan siap bersaing di level nasional hingga internasional.

Pos terkait