KSP RI Kedatangan Atlet Remaja WNI yang Sekolah Bola di Jerman

POLITBERITA.ID, Jakarta – Kabar gembira bagi dunia sepak bola tanah air pasca Timnas Indonesia U-23 mengalahkan Timnas Korea Selatan lewat babak adu penalti dengan skor 2-2 (11-10) di perempatfinal Piala Asia U-23 2024. Seperti diketahui, pertandingan sengit itu berlangsung di Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha, Qatar pada Jumat (26/4/2024) dini hari WIB.

Pertama kali bagi Garuda Muda berhasil lolos ke babak semifinal Piala Asia U-23. Hasil ini membuat Korea Selatan resmi tersingkir dari Piala Asia U-23 2024. Timnas Indonesia U-23 melaju ke semifinal berhadapan dengan pemenang laga Uzbekistan U-23 versus Arab Saudi U-23. Momen bersejarah itu disambut meriah oleh pecinta sepak bola tanah air dari berbagai kalangan.

Capaian ini juga sebagai bentuk perhatian dan komitmen pemerintah untuk terus berbenah serta berupaya mengembangkan sepak bola Indonesia.

Masih dalam euforia lolosnya Timnas Indonesia U-23 ke babak semifinal, teranyar Kantor Staf Presiden (KSP) RI kedatangan Fachri Pamungkas (15) seorang atlet remaja potensial berkewarganegaraan Indonesia yang lahir dan sekolah bola di Jerman.

Deputi II Bidang Pembangunan Manusia Kantor Staf Presiden, Abetnego Putra Panca Tarigan didampingi Tenaga Ahli Bidang Perempuan dan Anak, Erlinda dan Tenaga Ahli Pemuda dan Olahraga, Harsen Roy Tampomuri menerima kedatangan Fachri bersama kedua orang tua dan adiknya Fahmi (12) yang juga menekuni olahraga sepak bola di Jerman.

“Saya lahir di Jerman dan sejak usia 4 tahun saya telah bermain di berbagai klub bola di Jerman dan memang saya ingin menjadi pemain bola profesional. Melalui berbagai klub bola yang saya ikuti, saya banyak belajar tentang teknik, kondisi fisik, konsentrasi latihan, taktik dan juga trik-trik di dalam sepakbola,” ungkap Fachri.

Dikarenakan perpindahan orang tua ke Indonesia, kini Fachri ikut orang tua untuk tinggal di Indonesia dan berharap bisa ikut bermain serta memperkuat tim nasional Indonesia.

Berbagai klub bola di Jerman menjadi tempat Fachri mengasah bakatnya seperti Alemannia Aachen, 1. FC Köln, dan Borussia Mönchengladbach.

Kegigihan Fachri juga mendapatkan dukungan dari kedua orang tua yakni Toni Pamungkas (ayah) dan Madihah Pamungkas (ibu) yang ikut memberikan bekal pengembangan bakat lewat sejumlah Football Camp seperti di Fussballschule Talentexperte (2014), Alemania Aachen (2015), FC Bayern München (2016 dan 2022).

Kanan ke kiri: Harsen Roy Tampomuri (Tenaga Ahli, Pemuda dan Olahraga), Fachri Pamungkas (Atlet WNI yang sekolah bola di Jerman), Abetnego Tarigan (Deputi II KSP), Fahmi Pamungkas (adiknya Fachri, atlet yang juga sekolah bola di Jerman).

Selain itu Fachri juga mengikuti sejumlah try out training seperti yang diselenggarakan oleh Alemannia Aachen (2014), 1. FC Köln (2018) dan Borussia Mönchengladbach (2023).

Dalam sejumlah camp yang diikuti, Fachri menunjukkan kualitas bakat yang baik, salah satunya dengan menjadi Best Player pada FCB Camp yang diselenggarakan oleh Bayern München. Orang tua Fachri berharap talenta olahraga yang dimiliki oleh anaknya dapat berkontribusi baik dan positif bagi sepak bola di Indonesia.

Selain itu, Toni Pamungkas selaku orang tua Fachri memberikan sejumlah pandangan dan masukan untuk pengembangan sepak bola di Indonesia yang mengacu pada hal-hal baik dalam dunia sepak bola di Eropa khususnya Jerman.

“Di Jerman manajemen sepak bola sudah sangat baik, menurut saya saat ini di Indonesia dukungan pemerintah terhadap sepak bola sudah semakin baik. Perkembangan sepak bola Indonesia makin positif dan saya optimis ke depan akan lebih baik lagi. Semoga anak-anak berbakat seperti Fachri bisa mendapatkan tempat dan perhatian pemerintah untuk memperkuat sepak bola di Indonesia kedepannya,” ucap Toni.

Deputi II KSP, Abetnego Putra Panca tarigan mengungkapkan, bahwa pemerintah terus mendorong pengembangan SDM termasuk dalam bidang olahraga dengan perumusan Grand Desain Manajemen Talenta Nasional (GDMTN) Bidang Olahraga tahun 2022-2045 sebagai amanat Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 21 Tahun 2021 tentang Gugus Tugas Manajemen Talenta Nasional.

“Manajemen Talenta Nasional mendukung salah satu program prioritas Kemenpora yakni Pembinaan Usia Dini dan Peningkatan Prestasi Atlet yang Terencana dan Berkesinambungan seperti halnya Fachri Pamungkas sebagai talenta masa depan sepak bola Indonesia. Anak-anak sebagai atlet perlu juga diperhatikan pemenuhan dan perlindungan sesuai usia tumbuh kembang anak,” ucap Abetnego.

Abetnego juga menyampaikan bahwa dia dan tim Kedeputian II KSP menyambut baik kedatangan Fachri bersama orang tua ke Kantor Staf Presiden yang juga hadir memberikan sejumlah masukan bagi pengembangan sepak bola di Indonesia.

Bahkan keinginan kuat Fachri untuk ke depan bisa ikut memperkuat sepak bola di Indonesia melalui Timnas. Anak-anak bangsa yang hebat seperti Fachri tentu perlu mendapat dukungan bagi kemajuan olah raga di Indonesia.

“Selain mekanisme naturalisasi untuk memperkuat Timnas sepak bola Indonesia, pencarian bakat sepak bola dari anak-anak Indonesia yang sekolah bola di luar negeri juga perlu menjadi pertimbangan ke depan. Baginya, ada banyak anak-anak hebat seperti Fachri yang terus mengasah bakat sepak bola diberbagai negara dan perlu mendapatkan atensi pemerintah,” pungkas Abetnego menutup audiensi yang juga menyampaikan apresiasinya kepada anak-anak hebat Indonesia seperti Fachri. (AP)

Pos terkait